----------Selamat Datang di Blog Rony.upluk------------Terima Kasih Atas Kunjungannya----------- Kios multimedia: Solusi Hemat dengan Thin Client

Solusi Hemat dengan Thin Client

Solusi Hemat dengan Thin Client

virtual1
Penggunaan PC saat ini mulai ditinggalkan dengan adanya solusi hemat Thin Client. Seberapa hebat teknologi tersebut? Dapatkan jawabannya dalam artikel ini. oleh Ferry
Thin Client adalah sebuah jenis infrastruktur dalam dunia teknologi informasi yang menggunakan sistem de-ngan jaringan terpusat pada sebuah server dan client/workstation/desktop mengerjakan proses komputasi dari server tersebut. Konsep yang dihadirkan secara kasar mirip dengan teknologi mainframe yang menggunakan terminal ASCII/ANSI. Secara sekilas kedua teknologi ini terlihat sama karena berjalan dengan menggunakan spesifikasi komputer yang rendah dan semua sumber daya yang digunakan berasal dari server seperti, prosesor, hard disk, dan memori. Namun, ada hal mendasar yang membedakan konsep ini dengan teknologi mainframe, yaitu tek­nologi thin client mampu berjalan pada system Windows dengan dukungan lengkap layar full color, keyboard, dan mouse untuk input/output data. Selain itu, teknologi ini juga mampu menghadirkan output suara.

Thin clint memiliki karakter yang bertolak belakang dengan tekonologi Fat Client yang masih banyak digunakan saat ini. Teknologi fat client dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi dari sumber daya sendiri. Hal ini membuat teknologi fat client menjadi lebih mahal dibanding dengan teknologi thin client. Teknologi thin client disebut sebagai teknologi yang lebih efisien dari sisi harga dan pe-manfaatan kemampuan penuh dari komputer server untuk proses komputasi dari client. Thin client juga menurunkan biaya dari sisi perawatan dan investasi perangkat secara keseluruhan dibanding dengan teknologi fat client.
Interface USB mendukung dalam kemudahan instalasi hardware untuk user yang banyak (mendukung hingga 9 user).
Interface USB mendukung dalam kemudahan instalasi hardware untuk user yang banyak (mendukung hingga 9 user).
Interface lengkap yang mampu menggantikan posisi PC dengan full spesifikasi.
Interface lengkap yang mampu menggantikan posisi PC dengan full spesifikasi.
Thin Client yang CHIP uji kali ini datang dari produsen penyedia hardware dan software untuk virtual desktop, NComputing. Produk yang masuk adalah NComputing U170. Seri ini memungkinkan Anda untuk membuat sebuah thin client via kabel USB. Ini merupakan inovasi baru dari seri sebelumnya yang menggunakan kartu PCI dan Ethernet. Sebuah software untuk mendukung penggunaan U170 agar lebih mudah dan simpel.
Software vSpace pada paket penjualan yang dikemas dengan terminal NComputing seri U ini menciptakan desktop virtual pada PC yang dishare dengan membagi sumber daya pada PC utama ke PC client sehingga dapat memberikan pengalaman kepada pengguna seperti menggunakan PC umumnya. Software ini sudah dipatenkan dan menggunakan protokol komunikasi UXP untuk berkomunikasi antara komputer yang di share. Protokol UXP NComputing memiliki cara kerja yang serupa dengan RDP (Microsoft) dan ICA (Citrix).
Perbedaan yang mendasar antara RDP, ICA, dan Protokol UXP milik NComputing adalah untuk menggunakan RDP dan ICA harus ada sebuah PC client yang full spesifikasi. Sementara itu pada vSpace NComputing, client hanya membutuhkan sebuah layar, keyboard, dan mouse untuk mengakses semua sumber daya pada PC utama. NComputing seri U bahkan telah mendukung perangkat audio dengan menyertakan port audio dan mic.
Penggunaan NComputing akan menghemat pengeluaran, karena Anda tidak perlu membeli  PC dengan full spesifikasi dan membeli lisensi sistem operasi baru. Anda cukup meng-upgrade lisensi sistem operasi yang ada untuk penggunaan client atau lebih dikenal dengan Client Access License(CAL) jika menggunakan sistem operasi seperti Windows Server, Windows 7, dan Windows Vista. Pembelian lisensi ini penting karena penggunaan Windows 7 misalnya, hanya dapat digunakan untuk 1 user dengan 1 perangkat komputer.
Perlu diperhatikan untuk menggunakan produk ini pada Windows Server tetap harus membeli lisensi dari Microsoft, yaitu Microsoft Windows Server Client Access License (WS CAL) dan Microsoft Remote Desktop Services Client Access License (RDS CAL) atau dikenal juga dengan nama Microsoft Terminal Services Client Access License ( TS CAL). Membeli lisensi merupakan keharusan karena lisensi yang ada hanya berlaku untuk satu user.
Pembelian CAL juga memiliki beberapa kategori, yaitu berdasarkan jumlah  user, jumlah perangkat dan koneksi eksternal jika menggunakan network share.  CAL berdasarkan jumlah user mengharuskan Anda membeli lisensi untuk setiap client yang mengakses server atau komputer utama, sedangkan CAL berdasarkan jumlah perangkat digunakan untuk lisensi setiap perangkat client yang mengakses server tanpa menghiraukan jumlah user yang menggunakan perangkat tersebut.
Produk ini tidak mendukung akselerasi graphic 3D yang digunakan untuk gaming. Jadi perangkat ini tidak disarankan bagi Anda yang ingin menggunakannya sebagai PC warnet untuk bermain game seperti yang membutuhkan dukungan aksele-rasi 3D. Pemutaran video dari CD-ROM pada PC utama juga berjalan dengan lancar ketika diakses melalui 2 PC client yang berbeda serta PC utama itu sendiri.
Secara keseluruhan produk ini dapat digunakan pada sarana sekolah atau kantor yang berskala kecil, yang lebih mengutamakan penggunaan office dibanding dengan gaming. Kelemahan yang ada adalah pada koneksi kabel USB yang memiliki batasan jarak optimal. Namun dilihat dari sisi kesederhanaan penggunaan, Ncomputing U170 dapat menjadi pilihan, selain bentuk yang ringkas, penghematan pembelian perangkat komputer dengan full spesifikasi juga dapat dilakukan.
virtual4

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar